5 Hal yang Sering Bikin Orang Terjerat Hutang

Berhutang untuk memenuhi kebutuhan pribadi sah-sah saja dilakukan. Apalagi jika kebutuhan tersebut tergolong mendesak. Tapi tahukah kamu jika ada beberapa hal yang bisa bikin seseorang terjerat hutang? Kemampuan bayar yang sudah diperkirakan sering kali meleset lantaran beberapa penyebab.

Manusia sebagai makhluk hidup senantiasa berusaha memenuhi kebutuhan baik bersifat primer maupun skender. Faktanya tidak seluruh kebutuhan tersebut dengan mudah bisa terpenuhi sehingga butuh pinjaman uang segera. Entah itu pinjam ke teman atau lembaga keuangan, mustinya pengembalian pinjaman menjadi prioritas utama setelah kebutuhan pokok terpenuhi.

seseorang-terjerat-hutang-gak-mampu-bayar pinjaman online

Sayangnya tidak sedikit dari debitur terjerat hutang yang menggunung. Bahkan ada juga yang bernasib nahas dan harus kehilangan aset berharga seperti tanah dan rumah. Agar kamu terhindar dari jeratan hutang, yuk kenali 5 hal yang sering bikin orang terjerat hutang di bawah ini.

1. Kehilangan Penghasilan

Kehilangan penghasilan menjadi faktor utama yang kerap membuat seseorang terlilit hutang. Bagaimana tidak, jangankan buat bayar hutang, memenuhi kebutuhan pokok saja bakal kesulitan jika tidak memiliki penghasilan. Terlebih jika orang tersebut sama sekali tidak punya simpanan baik dalam bentuk tabungan maupun dana darurat.

Meski demikian kehilangan penghasilan sangat banyak bentuknya. Bisa karena terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), kehilangan tulang punggung keluarga, penghasilan yang menurun, atau karena kegagalan bisnis yang dijalankan. Jika menghadapi masalah semacam ini, mau tidak mau hutang harus segera dilunasi dengan merelakan sebagian aset berharga untuk dijual.

2. Musibah atau Bencana

Jika disuruh memilih, pasti tidak ada seorang pun yang mau tertimpa musibah maupun bencana. Namun apa daya jika takdir telah berkehendak. Musibah dan bencana menjadi penyebab lain seseorang terjerat hutang.

Sebagai contoh ketika seseorang terkena musibah kecelakaan dan harus pinjam uang buat menutup kebutuhan rumah sakit. Di sisi lain, jika orang tersebut tidak bekerja secara otomatis penghasilannya pun tidak ada. Belum lagi kebutuhan pokok keluarga yang mau tidak mau harus dipenuhi.

Kondisi ini kerap membuat seseorang terus mencari pinjaman dana untuk memenuhi kebutuhan hidup sampai ia bisa bekerja dan berpenghasilan kembali. Tanpa sadar, kebiasaan berhutang yang sejatinya buat memenuhi kebutuhan pokok bakal terus menggunung.

3. Manajemen Keuangan yang Buruk

Kesalahan dalam mengatur keuangan pribadi menjadi masalah berikutnya yang sering membuat orang terjerat hutang. Terutama bagi mereka yang sudah memiliki hutang baik berupa Kredit Tanpa Agunan maupun pinjaman online.

Sebagaimana yang telah saya singgung di atas, ketika kita memiliki hutang semestinya mengembalikan hutang menjadi prioritas utama setelah kebutuhan pokok terpenuhi. Sayangnya tidak semua orang memiliki kedisiplinan dalam memanajemen keuangan pribadi.

Terus saja belanja kebutuhan sekunder dan tidak mengingat jatuh tempo pembayaran hutang yang jadi kewajibannya. Ketika ia ditagih, baru deh menyadari kalau dompetnya sudah menipis dan tinggal sisa buat memenuhi kebutuhan pokok. Jika kamu termasuk orang yang terjerat hutang karena kesalaham dalam mengatur keuangan, segeralah perbaiki dengan membuat skala prioritas kebutuhan yang harus kamu penuhi.

4. Kesalahan dalam Mengajukan Pinjaman

Jangan kaget jika ada orang yang terjerat hutang karena salah mengajukan pinjaman. Kesalahan ini bisa jadi karena perhitungan angsuran melebih kemampuan bayar. Atau mengajukan pinjaman pada rentenir dengan bunga mencekik.

Biar kamu terhindar masalah hutang karena kesalahan saat mengajukan pinjaman. Saya sarankan kembali hitung kemampuan kamu membayar cicilan bulanan. Selain itu pastikan kamu hanya pinjam di lembaga keuangan di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga bisa terhindar dari pinjaman rentenir.

5. Teledor dan Tidak Punya Etika Baik

Penyebab terakhir ini yang harus dihindari oleh siapa saja. Sifat teledor dan tidak punya etika baik juga sering menjadi penyebab seseorang terjerat pinjaman. Terlebih di era Fintech ini seseorang bisa dengan mudah memperoleh pinjaman online.

Sering kali menjadi pemberitaan media seorang debitur mengajukan pinjaman dari banyak aplikasi Fintech. Apalagi jika orang tersebut tidak punya etika baik buat membayar hutang dan mengabaikan tagihan pinjaman. Pasti suatu saat nanti bakal terkena getahnya karena jeratan hutang yang menumpuk.

5 hal yang sering membuat orang terjerat hutang di atas hanya beberapa dari sekian banyak kasus di masyarakat. Untuk itu tetaplah berhemat dan senantiasa membuat skala prioritas dalam memenuhi kebutuhan hidup.

error: Content is protected !!