10 Tips Berhutang Lewat Pinjaman Online Agar Tetap Aman dan Cepat ACC

Industri bidang jasa pinjam meminjam uang online semakin marak dan beragam. Dari pantauan saya, saat ini tidak hanya Fintech Lending saja yang menawarkan pinjaman dengan memanfaatkan teknologi informasi. Bahkan dari penelusuran melalui media online sekarang juga ada pinjaman online yang ditawarkan oleh Bank dan Koperasi. Di lain sisi, maraknya kasus pinjol perlu kita waspadai sebagai suatu ancaman sehingga memerlukan tips saat pinjam uang online agar tetap aman dan cepat disetujui.

Kondisi mendesak menjadi alasan utama kenapa seseorang memilih jalan pintas untuk mengakses pinjaman online. Syarat mudah dengan proses peminjaman langsung cair menjadi tawaran yang menggiurkan bagi siapa saja yang butuh dana mendadak. Meskipun demikian, memutuskan untuk pinjam uang secara online tidak boleh dilakukan dengan gegabah. Hal ini dikarenakan pinjaman online memiliki karakter berbeda dari sekedar pinjam uang ke teman atau saudara.

Dari analisa saya ada beberapa tips pinjam uang online agar tetap aman. Berikut 10 tips berhutang lewat pinjaman online agar aman dan cepat di ACC.

1. Pilih Penyedia Pinjaman di Bawah Pengawasan OJK

Pilih Penyedia Pinjaman di Bawah Pengawasan OJK
Pilih Penyedia Pinjaman di Bawah Pengawasan OJK via twitter.com

Pinjaman uang online termasuk bidang industri yang sangat riskan terhadap keamanan dan pencurian data. Sudah sepatutnya setiap penyelenggara jasa pinjam meminjam memperoleh legalitas dan pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

OJK sebagai otoritas yang mengatur sekaligus mengawasi industri jasa keuangan telah mengeluarkan peraturan sejak 2016 tentang penyelenggara pinjam meminjam dengan mamanfaatkan teknologi informasi. Salah satu aturan tersebut memuat kewajiban penyelenggara pinjol untuk mendaftarkan diri dan nengurus perijinan kepada OJK.

Memilih penyedia pinjaman di bawah pengawasan OJK menjadi tips utama pinjam uang online yang tidak boleh ditawar siapapun demi keamanan. Kenapa saya tidak mengerucutkan untuk memilih fintech? Karena saat ini pinjaman online juga sudah ditawarkan oleh Bank dan Koperasi. Kamu bisa menentukan produk bank, fintech lending, atau pinjaman koperasi mana yang hendak kamu ajukan.

2. Pinjam Uang sesuai Kebutuhan Saja

Pinjam Uang sesuai Kebutuhan Saja
Pinjam Uang sesuai Kebutuhan Saja via pexels.com

Jangan ambil risiko dengan mengajukan pinjaman terlalu besar. Perlu digaris bawahi bahwa pinjaman kilat sejatinya merupakan fasilitas kredit tanpa agunan untuk memenuhi kebutuhan darurat. Untuk itu pastikan kamu hanya mengajukan pinjaman sesuai kebutuhan dana.

Penyedia pinjaman online menawarkan batas bawah dan batas atas jumlah pinjaman yang memungkinkan diajukan oleh peminjam atau debitur. Pun demikian, mengabil batas atas pinjaman tidak direkomendasi jika uang yang dibutuhkan tidak sampai segitu. Sekali lagi ini bukan perihal aji mumpung, tapi efektifitas pemanfaatan dana yang kamu pinjam.

Selain penggunaan uang tidak efektif, pinjam lebih dari kebutuhan pribadi justru bakal menjadikan masalah di kemudian hari.

Sebagai gambaran bisa kita contohkan jika seseorang butuh pinjaman uang untuk bayar biaya bengkel motor sebesar Rp 700 ribu. Sementara itu, penyedia pinjaman online menawarkan limit kredit mulai Rp 500 ribu hingga Rp 5 juta.

Dalam kasus seperti di atas sebaiknya kamu tetap mengajukan pinjaman dengan jumlah sesuai kebutuhan pribadi yakni Rp 700 ribu. Jangan mudah tergiur dengan tawaran plafon yang lebih besar. Dismaping pemanfaatannya yang kurang efektif, pinjaman di atas kebutuhan justru bakal memperberat kamu saat mengembalikan hutang itu.

3. Pilih Durasi Pinjaman Harian atau Bulanan Sesuai Kemampuan Bayar

Pilih Durasi Pinjaman Harian atau Bulanan Sesuai Kemampuan Bayar
Pilih Durasi Pinjaman Harian atau Bulanan via pixabay.com

Berikutnya tips pinjam uang online agar aman dan cepat di ACC yakni dengan menentukan jangka waktu kredit sesuai kemampuan bayar.

Mayoritas perusahaan swasta di Indonesia menyerahkan upah atau gaji mulai tanggal 25 di setiap bulannya. Sedangkan ASN biasanya menerima gaji setiap awal bulan atau di hari efektif berikutnya.

Jika kamu hanya punya satu sumber penghasilan yakni gaji bulanan. Ada baiknya memilih jangka waktu kredit sampai dua tiga hari setelah tanggal penerimaan gaji. Memastikan bahwa kamu sudah punya uang untuk membayar hutang pada tanggal jatuh tempo tersebut bisa meminimalisir telat bayar.

Demikian pula jika jumlah pinjaman tidak memungkinkan dilunasi sekali bayar. Lebih baik kamu mencari pinjaman angsuran bulanan yang pengembaliannya bisa dicicil per bulan.

4. Bayar Angsuran Sebelum Jatuh Tempo untuk Menghindari Denda Keterlambatan

Bayar Angsuran Sebelum Jatuh Tempo
Bayar Angsuran Sebelum Jatuh Tempo via asiapaytech.com

Siapa sih yang mau kena denda karena lalai atau lupa bayar angsuran? Semua debitur pasti tidak ingin menambah pengeluaran gara-gara denda. Apalagi kalau kamu pinjam uang di fintech lending dimana denda keterlambatan pembayaran yang dikenakan cukup besar.

Pinjam melalui bank lebih aman karena bisa memilih fasilitas autodebit untuk pembayaran angsuran atau tagihan cicilan pinjaman. Tapi kalau kamu pinjam nya di Fintech atau Koperasi fitur aturodebit kiranya belum bisa dimanfaatkan.

Meski setiap penyedia pinjaman online bakal mengingatkan kewajiban bayar sebelum tanggal jatuh tempo. Kamu tetap harus mengingat kapan tanggal jatuh tempo pembayaran angsuran pinjaman. Menyiasati hal ini bisa lebih mudah dengan membuat catatan pada buku harian, atau dengan membuat pengingat pada kalender di smatphone kamu.

Selain terhindar dari denda keterlambatan, tips pinjam uang online dengan bayar angsuran sebelum jatuh tempo juga bakal menambah skor kredit debitur. Dan tidak menutup kemungkinan dengan riwayat pembayaran kredit lancar kamu bisa memperoleh limit pinjaman online lebih besar dan jangka waktu lebih panjang.

5. Pahami S&K Layanan Pinjol termasuk Bunga dan Biaya

Pahami S&K Layanan Pinjol termasuk Bunga dan Biaya
Pahami S&K Layanan Pinjol termasuk Bunga dan Biaya via riauonline.com

Setiap lembaga keuangan penyedia pinjaman online memiliki ciri dan karakteristik masing-masing. Hal ini bisa dilihat secara detail dalam syarat dan ketentuan layanan.

Meski sebelum mengintall aplikasi pinjaman online kita bisa membaca deskripsi dan keterangan di play store. Namun ada baiknya kamu kembali membaca dan memahami S&K yang berlaku pada platform pinjol setelah menginstallnya.

Pasalnya syarat dan ketentuan pinjaman online bisa berubah sewaktu-waktu dan tidak menutup kemungkinan berbeda dengan deskripsi atau keterangan pada play store. Selain S&K kamu juga perlu memahami penerapan suku bunga, biaya, termasuk di dalamnya tabel simulasi angsuran pembayaran jika tersedia.

Proses persetujuan dan ketentuan pencairan dana juga menjadi poin yang tak kalah penting kamu perhatikan. Pasalnya ada beberapa penyedia pinjaman yang mengenakan biaya di awal. Itu artinya kamu bakal menerima uang tunai ke rekening bank setelah dikenakan potongan biaya. Biar kamu terima dana sesuai pengajuan tips nya pinjam uang online tanpa potongan di muka.

6. Pilih Nominal Pinjaman Dari Terkecil

Pilih Nominal Pinjaman Dari Terkecil
Pilih Nominal Pinjaman Dari Terkecil via swara.tunaiku.com

Pernah mengajukan pinjaman online tapi ditolak? Coba evaluasi kembali dimana letak kekurangan yang membuat permohonan kredit kamu tidak di ACC. Bisa jadi jumlah pengajuan pinjaman kurang sesuai dengan kondisi keuangan kamu.

Tidak sedikit dari pengalaman peminjam gagal karena jumlah pinjaman yang diajukan terlalu tinggi. Perlu diingat bahwa penyedia pinjaman bakal memberikan persetujuan kredit dengan mempertimbangkan penghasilan calon debitur. Dan yang paling aman, jumlah angsuran pinjaman kamu tidak boleh lebih dari 35% penghasilan. Pertimbangan tersebut merupakan rumus jitu bagi kreditur dalam memperkirakan kemampuan bayar debitur.

Pinjaman online biasanya ditawarkan dengan limit bawah dan limit atas. Memilih nominal pinjaman terkecil saat pertama kali mengajukan pinjaman di penyedia kredit online menjadi tips penting pinjam uang online. Disamping pengajuan pinjaman memiliki kesempatan disetujui lebih besar. Tips ini juga sangat layak digunakan untuk meningkatkan skor kredit.

7. Gunakan Smartphone yang Berkualitas

Gunakan Smartphone yang Berkualitas
Gunakan Smartphone yang Berkualitas via techradar.com

Smartphone berkualitas bukan berarti harus mahal atau ponsel keluaran parbikan tertentu. Namun kualitas jaringan dan hasil jepretan foto yang berkualitas. Sistem pengajuan pinjol biasa dilakukan dengan pengisian formulir serta mengupload foto dokumen seperti KTP, rekening bank, dan Id Card.

Hasil jepretan kamera tersebut mempunyai peran penting terhadap persetujuan kredit. Bahkan beberapa fintech mengungkapkan bahwa kualitas foto memiliki prosentase sebesar 20% dari keputusan kredit. Jadi usahakan foto yang kamu upload dapat terlihat jelas dan data di dalamnya bisa terbaca mudah.

Selain foto dokumen yang berkualitas, mayoritas aplikasi pinjol juga menerapkan pemindaian wajah dengan memanfaatkan kamera depan. Pemindaian wajah menjadi persyaratan krusial yang sering menghambat seseorang memperoleh pinjaman online.

Jika pencitraan kamera depan kamu kurang optimal bisa jadi pengajuan pinjol bakal ditolak. Menyiasati kendala ini kamu bisa mencoba untuk kembali mengajukan pada siang hari dengan memanfaatkan matahari sebagai sumber pencahayaan.

8. Kelengkapan dan Akurasi Data Pribadi

8. Kelengkapan dan Akurasi Data Pribadi
Kelengkapan dan Akurasi Data Pribadi via iipgh.org

Pinjaman online ditawarkan tanpa agunan dimana persetujuan diberikan berasar riwayat kredit dan data peminjam. Data pribadi menjadi kunci awal verifikasi dan penilaian terhadap calon debitur bisa dilakukan.

Data pribadi yang harus diisikan pada saat pengajuan diantaranya nama lengkap, alamat KTP dan alamat domisili, informasi pekerjaan dan penghasilan, hingga kontak darurat yang bisa dihubungi. Sebagian besar data tersebut merupakan informasi vital yang bisa memberikan legitimasi kepada si peminjam bahwa data tersebut benar-benar sesuai kondisi sebenarnya.

Dengan menitikberatkan hal tersebut semua penyedia pinjol mewajibkan nasabah mengisi data diri pada formulir yang telah disediakan dalam aplikasi. Kelengkapan dan akurasi menjadi poin penting agar pengajuan pinjaman online memperoleh persetujuan atau mendapatkan ACC. Bahkan beberapa penyelenggara pinjol juga meminta calon debitur untuk menghubungkan aplikasi pinjaman online dengan akun sosial media, e-commerce, bahkan akun internet banking.

Tidak semua permintaan sinkronisasi harus kamu berikan, jika dengan data dan persyaratan saja sudah bisa meyakinkan penyedia pinjaman memberikan persetujuan. Tips pinjam uang online biar aman berikutnya yakni ada baiknya kamu hindari permintaan sinkronisasi yang cukup riskan seperti menghubungkan akun e-commerce dan internet banking.

9. Ajukan Pinjaman pada Satu Penyedia

Ajukan Pinjaman pada Satu Penyedia
Ajukan pada Satu Penyedia Pinjaman Online via kiplinger.com

Masih ingat tentang kasus debitur nakal yang pinjam ke banyak penyedia pinjaman online? Jika kamu tak ingin punya masalah ditagih pinjaman online dari banyak pinjol sebaiknya hanya mengajukan pinjaman pada satu penyedia saja.

Terlebih tahun 2020 nanti Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) akan menerapkan tukar menukar data nasabah. Jika sistem ini diterapkan peminjam yang melakukan pengajuan pinjaman ke lebih dari satu penyedia pinjol bisa diketahui dengan mudah.

Banyaknya fintech pinjaman online di bawah pengawasan OJK tidak berarti kamu harus mengakses semua pinjol tersebut. Seleksi dan pilihlah salah satu diantaranya yang menurutmu terbaik dan paling sesuai dengan kebutuhan pinjaman.

Kalau toh harus mencari alternatif pinjaman lain, kamu harus pastikan terlebih dahulu bahwa pengajuan pinjaman pada aplikasi sebelumnya benar-benar ditolak. Jangan sampai kebutuhan dana kamu peroleh double dari aplikasi pinjaman online berbeda.

10. Login dari Satu Device yang Sama

Login dari Satu Device yang Sama
Login dari Satu Device yang Sama via trustedreviews.com

Jangan dianggap sistem pinjam meminjam online hanya merekam data apa yang kamu upload dan isikan saja. Lebih lanjut, aplikasi pinjol juga bisa merekam alamat IP, bahkan IMEI ponsel yang kamu gunakan.

Login pada satu device yang sama menjadi salah satu tips aman pinjam uang online biar di ACC. Pemanfaatan device atau smartphone yang sama memungkinkan sistem pinjol untuk membaca riwayat sebelumnya.

Simpulan

Tips pinjam uang online hanya bisa dilakukan oleh orang bersangkutan. Kamu sebagai orang yang butuh pinjaman dana harus ekstra cermat dalam menghadapi era digital khususnya di bidang teknologi finansial.

Poin utamanya, hindari akses pinjaman online ilegal dan tetap waspada terhadap risiko yang ada. Kembali ke tujuan dari pemanfaatan dana talangan sebagai solusi kebutuhan finansial. Mestinya pinjaman online memberikan keuntungan bagi kamu, bukan justru kerugian di masa depan.

error: Content is protected !!