Bank Mandiri Targetkan KTA 2019 Tumbuh 30 Persen

Diposting pada

Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan Kredit Tanpa Agunan (KTA) sebesar 30% pada 2019. Target ini ditetapkan setelah melihat pencapaian tahun ini dimana KTA Bank Mandiri tumbuh 37% dibandingkan tahun lalu. Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Hery Gunardi seperti dilansir halaman Kontan (22/12).

Sebagai perbankan plat merah, Bank Mandiri memang memiliki nasabah korporasi cukup besar. Baik itu dari instansi pemerintahan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), hingga perusahaan swasta skala nasional. Dari perusahaan korporasi tersebutlah Bank Mandiri memiliki kesempatan lebih besar untuk menyalurkan Kredit Tanpa Agunan jenis payroll atau Mandiri KTA Payroll.

kta mandiri 2019

Sebagai gambaran, Mandiri KTA Payroll adalah fasilitas pinjaman tanpa jaminan yang diberikan bagi nasabah penerima gaji melalui rekening bank Mandiri. Disamping program payroll, Bank Mandiri juga memiliki program KTA Mitrakarya dimana pinjaman tersebut ditawarkan bagi karyawan dari perusahaan mitra yang telah memiliki kerjasama dengan Bank Mandiri.

Target Pertumbuhan Kredit Bank Mandiri 2019

Pada kesempatan berbeda, Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo sebagaimana dilansir halaman kontan (6/12) menyampaikan bahwa pertumbuhan kredit saat ini mencapai 14%-15%. Harapannya tahun depan kredit Bank Mandiri tumbuh sekitar itu.

Kartika Wirjoatmodjo memaparkan bahwa fee based income Bank Mandiri ditargetkan tumbuh antara 10% hingga 12% di 2019. Sementara itu dari pendapatan bunga diperkirakan tumbuh sebesar 8%-10% untuk tahun depan. Sedangkan margin bunga bersih diharapkan dapat terjaga pada posisi 5,7%.

Non Performing Loan (NPL) atau rasio kredit menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh perbankan. Tahun depan, Bank Mandiri optimis dapat menjaga NPL di posisi 2,5%.

Sebagai tambahan, hingga kuartal III 2018 Bank Mandiri mencatat penyaluran kredit mencapai Rp 781,1 triliun. Jika dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu pada periode yang sama, kredit Bank Mandiri tumbuh 13,8%.

Menurut Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman Arif Arianto seperti dilansir halaman merdeka (17/10), pertumbuhan kredit tersebut merupakan pencapaian tertinggi dalam delapan belas bulan terakhir. Menurutnya pertumbuhan kredit terbesar ditopang oleh segmen korporasi yang tumbuh 27,6% menjadi Rp 301,4 triliun. Sedangkan kredit pada segmen mikro tumbuh 27,1% menjadi Rp 97,5 triliun.

Pertumbuhan dan target penyaluran kredit Bank Mandiri memang cukup baik. Apalagi jika kita perhatikan gempuran perusahaan Fintech yang menawarkan pinjaman online tanpa agunan dalam dua tahun belakangan. Rupanya kehadiran Fintech pinjaman online tidak serta merta menyurutkan minat masyarakat mengajukan pinjaman ke bank. Buktinya KTA Bank Mandiri mampu tumbuh 37% pada tahun ini dan ditargetkan tumbuh 30% pada 2019.